Showing posts with label Helping Hand. Show all posts
Showing posts with label Helping Hand. Show all posts

Tuesday, January 22, 2013

- ANGPAO BUAT JAKARTA -



Hi semuanya....
Kita tahu banjir di Jakarta sudah perlahan lahan mulai surut, namun bukan berarti masalah sudah selesai

Buat si korban banjir, masalah lain sudah menanti mereka di depan pintu mereka, seperti: Issue kesehatan, pakaian mereka yang rusak, buku2 yang rusak dsb.

Sedih bukan?

Itu berarti sekarang saatnya tugas kita untuk mengADOPSI KOTA (Passion For The City)

Gmana caranya?
Caranya mudah, ikut saja gerakan "ANGPAO BUAT JAKARTA"

Apa yang bisa kita lakukan?
1. Kumpulkan pakaian baru atau pakaian bekas yang layak dipakai, baik pakaian untuk pria maupun wanita (dewasa maupun anak2)
2. Buku dan peralatan tulis, termasuk peralatan sekolah

3. Tunai

Dapat melalui transfer ke rekening: 3913015050

dengan Brita: ANGPAO BUAT JAKARTA


P.S: Barang barang dapat dikumpulkan di
Gd. Istana Kana, lt.3
Jl. RP Soeroso No.24,

Gondangdia Lama - Jak-Pus


Ayo kita sama sama bergerak untuk mengasihi kota Jakarta dengan tindakan nyata
Ingat: Seseorang yang memiliki hati buat Kota, akan mendapatkan berkat Kota.

Salam Kegerakkan:
- J. Leo Imannuel (Alpha Omega Community, Jakarta.)
- Onl1n3Church


Tuhan memberkati dan selamat beraktifitas

Thursday, September 6, 2012

Jakarta Baru - JB - Jokowi Basuki




Gan.. Ini bukan buat kampanye, Cuma hasil curahan hati dari sekelompok simpatisan yang mewakili warga Jakarta yang sangat rindu sebuah perubahan di Jakarta. So enjoy aja deh!!!

Lyric:
Bel berbunyi / My alarm rings
Pagi-pagi / In the morning
Masi ngantuk, kututup mataku lagi / I'm still sleepy, gotta close my eyes for a blink

Kuteringat / I remember
Harus Cepat / I must be quick
Janji buat KTP di Lurah terdekat / Go to nearby “Government District Office” to renew my ID card

Dari ranjang ku langsung melompat / Right from my bed I jump immediately
Kusiap secepat Kilat / Get ready ASAP

Namun terhentak ketika kumelihat / But I’m shocked in the minute when I found out
Ratusan orang dijalanan yang padat / Hundreds of people taking on the jammed road
Motor mobil gerobak pun saling sikat / Cars, motorbikes, wagon; all fight for their path out

Gimana / how?
Ah ah / ah ah
Caranya gua lewat? / how I can cross the road?

Kok slalu macet kayak gini / How come it's always this jam?
Udah lama kok gak bisa diatasi / It's been so long why still not yet settled?
Katanya pada mau buat MRT / They said want to build the MRT (Mass Rapid Transit)
Tau gini / If I knew this
Ih ih / ih ih
Gua pindah ke bali / I Move to bali
ih ih / ih ih
Eh malah macet di s'manggi / Instead I'm stuck in Semanggi

Ti-tiga jam / Three hours
Ku di jalan / I on the jam
Tiba di kantor lurahnya kebablasan / Arrives at “Government District Office” after get lost

Keringatan / I’m sweat
Capek Pisan / So tired
Tambah kaget kulihat panjangnya antrian / more surprised when I see the long queue

Jakartaku kok bisa begini? / My Jakarta why can like this?
Antri nggak berhenti-henti / The queue never settled

Ku duduk bersama tiga puluh orang / I sit and wait with thirty other people
Kipas-kipas kita semua kepanasan / Fanning ourselves, we all feel hot
Keringatanpun mulai bercucuran / The sweat keep come out a lot
Dimana / Where…
Ah ah / Ah ah
Petugas kelurahan? / are the officer?

Akhirnya muncul satu orang / Finally come out one officer
Wajahnya garang dengan kumis yang panjang / His face so fierce with long mustache
Katanya buat kelar butuh tiga bulan / He said it will done by 3 months
Asalkan / Unless
Ah An / Ah an
Kalau Kasih Setoran / If give some bribe
Ah An / Ah ah
Duit gua pas-pasan / I only got a little money

Du du du du duit dari mana? / where can I got money?
Ketinggalan dirumah / my money left at home
Katanya ku datang besok saja / He tell me to come again tomorrow
Mulutkupun ternganga / My mouth open widely

Jakartaku kok bisa kejam begini / My Jakarta why so cruel like this?
Macet kumuh brantakan ga kenal hari / Jam, soiled, disordered never know the day
Kiri kanan setoran ga berhenti-henti / everywhere people bribe
Kubutuh / Now I need
Uh uh / Uh uh
Kubutuh mas Jokowi / I need Mr Jokowi

Ku mau macet jakarta teratasi / I want jam at Jakarta be solved
Ku mau kumuh jakarta diberesi / I want soiled at Jakarta be handled
Jangan lagi setoran kanan dan kiri / No more bribe everywhere
Ku mau / I want
Uh uh / Uh uh
Jokowi dan Basuki / Jokowi dan Basuki

Ku mau banjir diberesin / I want flood be solved
Anggaran pembangunan gak dicomotin / Development fund is not going to be slipped
Rakyat miskin juga bisa diayomin / Poor people also can be assisted
Ku mau / I want
Uh uh / Uh uh
Ku mau mas Jokowi / I want Mr Jokowi
Ih ih / ih ih
Juga mas Basuki / Also Mr Basuki
Ih ih / ih ih
Jokowi dan Basuki / Jokowi and Basuki


God bless Both of u
We will support Both of u

Keep Remember us when both of u win the election


SHARED BY
LOG

Tuesday, June 26, 2012

People on Front Line Need Our Prayer

SINGAPORE: Five members of City Harvest Church (CHC), including its founder Pastor Kong Hee, have been arrested for alleged criminal breach of trust and falsification of accounts of the church.

The other four members are John Tan Yee Peng, Lam Leng Ham, Chew Eng Ham and Sharon Tan.

The five were questioned by the Commercial Affairs Department (CAD) on Tuesday.

Kong Hee was seen leaving the Police Cantonment Complex at 4pm.

The five will be charged in court on Wednesday.

CAD said it commenced an investigation on 31 May 2010 into certain financial transactions of CHC after receiving information of misuse of church funds.

The Commissioner of Charities (COC) began its inquiry into the charity on the same day under the Charities Act over alleged misconduct and mismanagement of the building fund which had been raised and earmarked for specific purposes.

The COC said financial irregularities of at least S$23 million from the charity's funds had been discovered. These funds were used with the purported intention to finance the music career of Ho Yeow Sun, who is Pastor Kong's wife and co-founder of the church.

The COC found that there was a concerted effort to conceal this movement of funds from the charity's stakeholders, saying it is concerned about the misconduct and mismanagement in the administration of the charity.

With the consent of the Attorney General, the COC has suspended eight persons, including the five arrested on Tuesday, from the exercise of their office or employment as governing board members.

The other three are Ho Yeow Sun, Kelvin Teo Meng How and Tan Su Pheng Jacqueline.

All eight have been suspended from their executive memberships in the charity with immediate effect.

The COC said it will also consider taking further courses of action against these individuals in order to protect the charity. This may include the removal of these persons from their office as trustee, governing board members, officers, agents or employees of the charity.

With the suspension, the eight persons will be prohibited from taking part or being involved in managing or representing the charity on any matters, or attending any of the charity's Annual General Meetings, Extraordinary General Meetings and Board Meetings.

Meanwhile, Deputy Prime Minister and Minister for Home Affairs Teo Chee Hean has stressed that the charges filed by CAD are against the five individuals from the City Harvest Church regarding the use of church funds.

He said the charges are not filed against CHC itself and the church is free to continue its church services and activities.

Mr Teo added that CAD carries out investigations when it receives information that a criminal offense may have been committed.

CAD had previously investigated the National Kidney Foundation and Ren Ci.

As the matter is now before the courts, Mr Teo said the law should be allowed to take its course and the public should avoid speculation or making pre-judgements that may unnecessarily stir up emotions.


SHARED BY
LOG


SOURCE:
Channel News Asia

nb:
Please pray for all leaders who you are care about. People on front line need our prayer. This is evil plan, when leaders fall, people around will fall too.

Saturday, June 23, 2012

Berusaha Untuk Membahagiakan Orang Tua Kita


Kisah Dibalik Foto Mengharukan Anak Menggendong Ibu Di Rumah Sakit

Selama beberapa hari terakhir, topik terpanas yang dibahas di situs jejaring social di kawasan Asia adalah "Siapa-kah anak yg menggendong ibunya itu?"

Akhirnya terungkaplah bahwa ia adalah Ding Zhu Ji, 62 thn, seorang mantan perwira Biro Investigasi Menteri Kehakiman berbasis di Taiwan.

Mantan koleganya mengatakan kepada Apple Daily Taiwan bahwa ibu Ding, 85 thn, patah kakinya bulan lalu, dan ia telah mengirimnya untuk tindak lanjut pengobatan. Foto itu diambil dalam salah satu perjalanan.

"Kami tidak terkejut. Ia dikenal sebagai anak berbakti," kata koleganya.

“Saya bukan anak berbakti!” Ding Zhu Ji menekankan dengan nada menyalahkan diri sendiri, “Saya tidak merawat ibu dengan baik, sehingga ibu terjatuh dan patah tulang kaki kiri, bahkan keinginan ibu untuk pulang ke Tiongkok juga tidak mampu direalisasikan, sehingga tidak pantas untuk dikatakan sebagai anak berbakti.”

Awalnya dia ingin menunggu kondisi tubuh ibunya membaik sedikit, baru akan membawanya pulang ke Tiongkok mengunjungi sanak keluarga di sana, Ding Zhu Ji mengatakan dengan sedikit sedih: “Sayangnya ibu tidak bisa menunggu sampai saya bebas bepergian ke Tiongkok, ibu pun sdh kehilangan ingatan”; Ding Zhu Ji harus menunggu selama tiga tahun sesudah pensiun sebagai penyelidik baru boleh pergi ke Tiongkok, dalam selang waktu tersebut ternyata semua ingatan ibunya sudah hilang, ini membawa penyesalan yg dalam pd diri Ding Zhu Ji.

Ding Zhu Ji mengatakan, pada tanggal 2 Maret 2012 bisa menggendong ibunya dengan sehelai kain kembang pergi ke rumah sakit terutama karena ibunya mengalami patah tulang dan tidak leluasa bergerak, karena ingin segera menghantarkan ibunya ke rumah sakit dan dalam hati juga berpikir menggendong sebentar tidak akan terlalu capek, barulah berbuat demikian, tidak pernah menduga kalau tindakannya ini akan menarik perhatian banyak orang; akan tetapi, dia menyatakan kalau di kemudian hari dia akan mempergunakan ambulans untuk menghantarkan ibunya dan meminjam ranjang dorong pada rumah sakit.

Video Ding Zhu Ji membawa ibunya yang sedang sakit untuk dirawat dokter itu telah di-posting ulang di internet berkali-kali. Banyak pengguna internet yang menjulukinya sebagai “Teladan perilaku bakti”. Bahkan pengguna internet lainnya menjuluki Ding Zhu Ji sebagai “Teladan perilaku bakti yang ke 25″ dengan kisah “Ia membalut sang bunda dengan selembar kain katun”. Ke 24 contoh perilaku bakti lainnya telah ditulis dalam naskah kuno oleh Guo Ju Jing dari dinasti Yuan (1271-1368).

Salah satu tetangga-nya mengatakan, “Luar biasa melihat saat ini masih ada kejadian seperti itu di dunia. ”

Kel 20:12
"Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu."

Jika Anda tersentuh dengan artikel ini, mohon bagikan juga di dinding Anda dan ke teman2 Anda, agar semakin banyak anak2 yang berbakti kepada orang tua-nya.


SHARED BY
LOG

Saturday, March 10, 2012

Victor Emmanuel

Victor Emmanuel adalah sebuah nama yang diberikan oleh kedua orang tua dia supaya dia bisa menjadi seorang pemenang untuk hidup dia sendiri dan dari nama itu dia makin diberkati lebih oleh Tuhan.

Nama yang bagus bukan? Tapi apakah kita tahu dibalik dari nama dia ada sesuatu yang tidak ketahui. Ternyata Victor lahir ke dunia ini sebelum genap usia-nya di dalam rahim ibunya. Kenapa begitu? Dikarenakan ibunya menderita sebuah penyakit yang bernama Dympadenopati atau biasanya disebut sebagai pembengkakan kelenjar getah bening dan ibunya juga menderita penyakit aTBC. Victor harus lahir secara prematur dengan hanya 6.5 bulan di kandungan ibunya dan bukan itu saja, Victor sekarang harus ditopang dengan alat bantu. Berat dia saat dilahirkan hanya Cuma 1.2 Kg dan dia harus berjuang sendiri di dalam incubator. Kondisi keuangan orang tuanya juga sangat minim dan tidak mampu membiayai anaknya sendiri dan sejujurnya orang tuanya membutuhkan biaya besar dan masih berada di Rumah Sakit Harapan Kita

Jika anda tergerak hatinya untuk menolong Victor yang tidak berdosa ini dan juga orangtuanya, anda bisa mengirimkan bantuannya ke:
A/C BCA : 198 145 449 4
A/N Yanthy Kumala Dewi

Sekecil apapun bantuan anda, itu sangat berarti buat mereka

Tolong bantu broadcast....
Jika ada pertanyaan mengenai anak tersebut, anda bisa menghubungi Ibu Yanthy di 08174999625

Tuhan Memberkati


SALAM DAMAI,
LOG